Berikut adalah penjelasan rincian tentang kesalahan umum dalam desain website dan cara menghindarinya, baik dari aspek teknis maupun pengalaman pengguna (UX/UI):
✅ 1. Navigasi yang Membingungkan
❌ Kesalahan:
- Menu sulit ditemukan atau terlalu banyak pilihan.
- Struktur navigasi tidak logis.
- Tidak ada “breadcrumb” (jejak navigasi).
✅ Cara Menghindarinya:
- Gunakan navigasi yang konsisten dan mudah dipahami.
- Gunakan hierarki yang jelas: beranda > kategori > sub-kategori.
- Tambahkan fitur pencarian yang efektif.
- Pastikan semua halaman penting dapat diakses dalam 2-3 klik.
✅ 2. Tata Letak (Layout) yang Tidak Responsif
❌ Kesalahan:
- Website terlihat baik di desktop, tetapi berantakan di perangkat mobile/tablet.
- Elemen bertumpuk atau terlalu kecil untuk diklik di layar kecil.
✅ Cara Menghindarinya:
- Gunakan desain responsif (responsive design) dengan media queries.
- Uji tampilan di berbagai ukuran layar dan perangkat.
- Gunakan framework seperti Bootstrap atau Tailwind CSS untuk mendukung responsivitas.
✅ 3. Kecepatan Website Lambat
❌ Kesalahan:
- Gambar tidak dikompres.
- Terlalu banyak plugin atau script pihak ketiga.
- Tidak menggunakan caching.
✅ Cara Menghindarinya:
- Kompres gambar dengan tools seperti TinyPNG atau WebP.
- Minimalkan penggunaan plugin yang tidak perlu.
- Gunakan Content Delivery Network (CDN).
- Terapkan teknik caching (browser cache, server-side cache).
✅ 4. Teks yang Sulit Dibaca
❌ Kesalahan:
- Warna teks terlalu mirip dengan background.
- Ukuran font terlalu kecil.
- Jenis font yang tidak ramah pengguna atau terlalu dekoratif.
✅ Cara Menghindarinya:
- Gunakan kontras warna yang cukup antara teks dan latar.
- Gunakan ukuran font minimal 16px untuk konten utama.
- Pilih font yang jelas seperti Arial, Roboto, Open Sans, dsb.
✅ 5. Terlalu Banyak Elemen atau Informasi
❌ Kesalahan:
- Website terasa penuh dan membingungkan.
- Banyak pop-up, banner, atau animasi yang mengganggu.
✅ Cara Menghindarinya:
- Terapkan prinsip desain minimalis.
- Gunakan ruang putih (white space) untuk membantu fokus pengguna.
- Prioritaskan konten penting.
- Gunakan visual hierarchy (ukuran, warna, posisi) untuk memandu perhatian.
✅ 6. Call-To-Action (CTA) yang Tidak Jelas
❌ Kesalahan:
- Tombol CTA tidak menonjol atau tidak ada sama sekali.
- CTA terlalu umum (contoh: “Klik di sini”).
✅ Cara Menghindarinya:
- Gunakan teks CTA yang spesifik, seperti “Daftar Sekarang”, “Mulai Uji Coba Gratis”.
- Tempatkan CTA di bagian strategis: header, setelah paragraf penting, dan di footer.
- Gunakan warna mencolok namun tetap konsisten dengan tema situs.
✅ 7. Formulir yang Rumit
❌ Kesalahan:
- Terlalu banyak kolom input yang tidak perlu.
- Tidak ada validasi atau pemberitahuan kesalahan yang jelas.
✅ Cara Menghindarinya:
- Hanya minta informasi yang benar-benar diperlukan.
- Gunakan label dan placeholder dengan jelas.
- Tambahkan validasi real-time dan petunjuk kesalahan yang ramah pengguna.
✅ 8. Desain yang Tidak Konsisten
❌ Kesalahan:
- Warna, font, ikon, dan gaya elemen berubah-ubah antar halaman.
- Tidak ada gaya desain terpadu.
✅ Cara Menghindarinya:
- Buat dan ikuti style guide (panduan gaya desain).
- Gunakan komponen UI yang konsisten.
- Terapkan sistem desain (design system) seperti Material UI atau Ant Design.
✅ 9. Tidak Dioptimalkan untuk SEO
❌ Kesalahan:
- Struktur heading (H1, H2, H3) tidak digunakan dengan benar.
- Tidak ada deskripsi meta atau tag alt pada gambar.
- URL panjang dan tidak ramah SEO.
✅ Cara Menghindarinya:
- Gunakan struktur heading yang logis.
- Isi tag meta dengan kata kunci yang relevan.
- Gunakan URL yang pendek dan deskriptif.
- Tambahkan tag alt pada semua gambar untuk aksesibilitas dan SEO.
✅ 10. Mengabaikan Aksesibilitas (Accessibility)
❌ Kesalahan:
- Tidak bisa diakses dengan keyboard.
- Tidak ada teks alternatif untuk gambar.
- Kontras warna yang buruk bagi pengguna dengan gangguan penglihatan.
✅ Cara Menghindarinya:
- Gunakan ARIA labels dan role yang sesuai.
- Pastikan website bisa dinavigasi tanpa mouse.
- Uji dengan tools seperti WAVE atau Lighthouse untuk cek aksesibilitas.
🔚 Kesimpulan:
Desain website bukan hanya tentang estetika, tapi juga fungsi, kecepatan, dan pengalaman pengguna. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, kamu dapat membuat website yang tidak hanya menarik secara visual, tapi juga efisien, mudah digunakan, dan ramah SEO.
Simak artikel kami yang lain di bawah ini :
- Apa itu Node.js? Pengertian,Fungsi,kelebihan dan kekurangannya. Simaklah berikut ini!
- tips Cara mencegah laptop anda overheating!
- Apa it SQL? Pengertian dan fungsi nya.
- Sejarah Munculnya CPU (Central Processing Unit)
- Apa itu Vue.js? Berikut Pengertian, Fitur, dan Kelebihan dan Kekurangan nya!
Ingin membuat sebuah Website tapi bingung cara bikin nya? tenang Powercode Solusi nya! Pembuatan website anda akan ditangani oleh programmer terbaik kami Silahkan kunjungi pembuatan Website Kami.


